Wednesday, July 10, 2013

01 Ramadhan 1434 H.


Hingga menjelang sore tadi, entah sudah keberapa kalinya gerimis jatuh sepanjang hari ini. Gerimis berulang kali jatuh dengan jeda waktu tak menentu. Seperti datang menghibur kesedihan tanah-tanak kering di desa kami yang dalam sepekan ini tidak dikunjungi hujan.

Mengawali puasa tahun ini bersama keluarga, setelah beberpa tahun sebelumnya sepat terpisah jarak dan waktu, antara Cairo dan Madura. Tidak ada yang istimewa, hanya kebahagiaan yang berbeda bisa berkumpul kembali dengan orang-orang yang kita sayangi. “Wahai, Allah Tuhan kami, berkahilah keluarga kami.

Dan gerimis sepanjang hari ini, menghantarkan saya pada satu memori..


Gerbang Madu, 01 Ramadan 1434 H. *Menjelang berbuka puasa di awal Ramadan 1434 H.

Friday, July 5, 2013

Kota Kenangan; Jejak Yang Tersisa (3-habis)

Tulisan ini merupakan sambungan dari : "Kota Kenangan; Berlabuh" dan "Kota Kenangan; Dua Tahun Lalu.."

Panas kembali menjalari sekujur tubuh sejak saya keluar dari Toko Buku Togamas sepuluh menit yang lalu, di luar rupanya matahari bersinar cukup terik dan sudah sedikit condong ke arah barat. Dengan menaiki jembatan layang yang sama saya kembali ke sebrang KBS tempat semula saya turun dari bus pagi tadi. Di bawah jembatan ternyata sudah ada sebuah angkot kosong yang sepertinya sedang menunggu penumpang.

“Kemana, Mas?“, Sapa sang sopir ketika baru saja saya sampai di anak tangga terakhir jembatan layang.

“Royal, Pak!“, Jawabku dengan sedikit mengankat suara. 

Wednesday, July 3, 2013

Kota Kenangan; Dua Tahun Lalu.. (2-3)

Tulisan ini merupakan sambungan dari : "Kota Kenangan; Berlabuh (1-3)"

“Bonbin! Bonbin Pak..! Mas...!“, Dari arah pintu bagian belakang terdengar suara kondektur meneriakkan halte terdekat yang akan segera dilalui oleh Bus Kota yang saya tumpangi. Saya pun segera bangkit dari tempat duduk untuk bersiap turun dan mempersilahkan seorang bapak yang sejak beberapa waktu lalu berdiri di sampingku untuk menggantikan tempat duduk yang tadinya saya duduki. 

Bus memelan, dan saya pun segera melompat turun tepat ketika bus berhenti di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS), di bawah sebuah jembatan layang yang menghubungkan kedua sisi jalan. Tujuan pertama saya hari ini adalah mengunjungi toko buku yang berada tidak jauh dari lokasi KBS, Toko Buku Toga Mas (TM). Selepas turun dari bus kota tadi saya langsung mengecek lagi pesan di inbox FB yang saya dapatkan ketika saya berada di dalam bus tadi. 

Tuesday, July 2, 2013

Pelangi Di Halaman Rumahku


Hari ini gerimis jatuh lebih pagi dari sebelumnya, membasahi pagiku yang kesekian di pulau terindah ini. Pagi yang basah, sebasah memori-memori lama yang tiba-tiba mencuat kepermukaan saat memandangi buliran air jatuh perlahan menciumi punggung Bumi.  Pagi yang basah, sebasah jiwa-jiwa kerontang yang baru saja mendapatkan guyuran rohani.

Selang beberapa saat kemudian sebuah siluet membias indah tepat di depan pekarangan rumah sederhana kami. Pelangi. Ya, ada Pelangi membingkai langit dengan warna warninya yang dominan. Mejikuhibiniu, tersenyum ramah menyambut indahnya pagi.