Saturday, April 5, 2014

Nyoblos!

“Tadi saya cuman liat-liat gambarnya doank, trus abis itu dilipat lagi dan saya masukkan ke kotak suara”, Salah satu teman sekamar saya tiba-tiba berseloroh ketika dia baru saja datang dari luar dan masuk ke dalam kamar. Dia tengah bercerita tentang pencoblosan tadi siang yang ia hadiri di KBRI. Seketika saya tertawa mendengar ceritanya. Yah, teman saya itu adalah salah satu dari sekian banyak orang yang memilih Golput, alias tidak memilih salah satu dari Partai manapun.

Siang tadi memang tengah berlangsung Pemilihan Umum di negara saya nun jauh di sana. Semua Warga Negara Indonesia tentunya memiliki hak untuk memilih bagi yang sudah mencapai batasan umur dan kriteria yang telah ditentukan, termasuk  kami yang berada di luar negeri. Saya sendiri pun menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam ajang Pemilihan Dewan Legislatif kali ini.

Wednesday, April 2, 2014

Amplop dan Tikus

Siang yang terasa begitu menjemukan. Di luar matahari tampak bersinar cukup terik, namun udara yang yang berhembus ke dalam kamar masih terasa cukup dingin, rupanya sisa-sisa musim dingin masih belum sepenuhnya sirna dari Bumi Kinanah ini. Dari arah jendela dua ekor burung Parkit bercericit cukup keras memamerkan suara khasnya, sudah dua mingguan ini kedua burung tersebut berikut sangkarnya menjadi salah satu penghuni flat tempat tinggal kami. Dan sekaligus menjadi salah satu anggota baru “keluarga” kami.

Sudah beberapa hari ini hari-hari saya dilanda kebosanan yang teramat akut. Terkungkung oleh aktivitas yang “itu-itu” saja. Dan hari ini hanya sibuk memandangi meja kecil yang menjadi tempat saya biasa menghabiskan waktu. Beberapa barang tergeletak berantakan di atas meja tersebut, mulai dari lampu belajar, senter, botol minuman, Sound , dan tumpukan buku yang sudah lama tak tesentuh, debu-debu pun sudah tampak mulai melapisi buku yang kebetulan berada di bagian paling atas.

Saturday, February 8, 2014

The End Of Cairo Book Fair 2014

Cairo International Book Fair 2014 akhirnya berakhir juga pada kamis 6 Februari kemaren. Perhelatan akbar pasar buku terbesar kedua di Dunia ini telah berlasung selama kurang lebih dua mingguan di lokasi Ardul Maárid di bilangan Nasr City. Dan hampir selama dua mingguan itu sengaja saya tidak mengabsenkan diri mengunjungi lokasi Book Fair, walau kadang cuman jalan-jalan saja tanpa membeli satu buku pun. Atau lebih tepatnya ke sononya cuman buat cuci mata doang. Ha..hay! :D

Pada tahun ini tidak begitu banyak buku-buku yang saya beli, hanya ada beberapa saja, tentu saja karena keadaan  finansial yang kurang memadai. Dan kalau pada tahun lalu saya lebih banyak hunting buku-buku arab kontemporer dan novel-novel berbahasa Inggris, pada tahun ini sebaliknya, saya lebih banyak membeli buku-buku Turost atau kitab-kitab klasik semisal Tafsir, Hadist, dan sebagainya. Dan itu pun seperti biasa kebanyakan buku yang saya beli kali ini berasal dari stan-stan buku bekas.

Saturday, February 1, 2014

Sina´, I Got You!

Jam sudah menunjukkan pukul 00:00 ketika dua Bus rombongan Tour yang saya ikuti tiba di Kaki Gunung Sinai, atau tepatnya di depan pintu masuk jalur pendakian menuju puncak. Dinginnya udara malam pegunungan segera menyambut kedatangan kami begitu kami keluar dari dalam Bus. Para pengunjung yang akan mendaki malam itu ternyata cukup banyak, baik pengunjung local maupun asing sama-sama tumpah ruah, Semuanya tampak berjubel di depan pintu masuk menanti giliran pemeriksaan sepelum memulai pendakian.

Saya tidak menyangka pendakian ke Jabal Musa ini sampai sebegitu ketatnya. Tak ubahnya memasuki istana kepresidenan saja, satu persatu para pendaki diperiksa, Carier dan Ransel dibuka dan digeledah, setelah itu kita masih harus melalui Metal Detector yang menyerupai pintu “kemana sajanya” Doraemon. Dan hal ini cukup banyak memakan waktu, hingga kami semua baru selesai menjalani pemeriksaan sekitar jam 12 : 30.