Wednesday, May 23, 2012

District 10, 23 Mei 2012 M.

Hay 10, 23 Mei 2012 M.
......................
Mungkin saja semua ini terjadi karena saya terlalu paranoid dalam menjalani hidup. Semua terlihat begitu berantakan, bahkan hancur. Melebur bersama mimpi-mimpi yang tak terealisasikan. Namun seburuk apaun hidup ini, saya tahu bahwa hidup ini tidak hanya sekedar menunggu mati. Masih terlalu banyak hal yang belum saya selesaikan. Bagaimanapun keadaannya, saya masih harus tetap bertahan menghadapi waktu yang menjemukan. Toh, walaupun pada akhirnya harus mati, tapi paling tidak matilah dengan meninggalkan  s e j a r a h.
[ iib~ibrims ]

Sunday, April 29, 2012

Hachiko, Loyalitas, dan Arti Sebuah Persahabatan

Beberapa malam dalam beberapa hari ini udara Cairo terasa cukup gerah. Maklum suhu udara dalam beberapa hari ini memang semakin meningkat drastis. Musim panas mulai kembali menyelimuti bumi kinanah ini. Entah sudah musim panas yang keberapa kali ini, yang harus kulalui di negeri ini, saya sudah tidak terlalu memperdulikannya lagi.

Oia, sebelum menulis catatan ini tadi saya sempat nonton sebuah film yang cukup menarik berjudul Hachiko : A Dog´s Story, yang kemaren malam sempat didowload oleh salah seorang kawan di flatku.  Sebuah film lama yang di-release pada tahun 2009 silam. Film yang mengisahkan tentang persahabat antara manusia dan seekor binatang piaraan kesayangannya, anjing. Menariknya, konon film ini diangkat dari sebuah kisah nyata, yang tentunya kejadian di dalam film tersebut memang pernah terjadi sebelumnya.

Monday, April 16, 2012

Sham el-Nessim, Cintaku Bersemi

Bumi terus berputar
dan waktu terus berlanjut
Mengantarkan kita pada hari ini
Sham el-Nessim..
Awal dimulainya kehidupan tlah terbuka
Seperti kuncup bunga yang mulai bermekaran di taman-taman kota

Sham el-Nessim..
Dalam dekap musim semi, kumerindukanmu tanpa henti..

Padamu, rindu ini bermuara, duhai belahan jiwa..

Sham el-Nessim, 25 April 2011 M.  
........
 
Waktu bergulir demikian cepat, tanpa terasa bait-baik kata sederhana di atas sudah hampir berusia satu tahun.  Puisi sederhana di atas saya tulis, ketika perayaan Sham el-Nessim jatuh pada pada tanggal 25 April tahun lalu.

Thursday, March 29, 2012

BBM, Mesir, dan Indonesia

Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor.
Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.
[Soe Hok Gie]

“Oke harga BBM naik, dengan alasan harga minyak mentah dunia meroket. Kita putus subsidi pemerintah untuk BBM, toh yang merasakan subsidinya orang2 berkendaraan, yang bisa (bahkan banyak sekali) dibilang mampu. Tapi apa pemerintah sanggup mengalihkan subsidi itu ke bahan pangan yang lebih terjangkau?.“

Tulisan bercetak tebal di atas adalah status salah seorang temanku di Wall Facebook-nya beberapa waktu lalu. Status di atas hanya sebagian kecil saja dari reaksi masyarakat terhadap rencana pemerintah Indonesia yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa waktu ke depan.