Ujian term kedua telah lama usai. Libur musim panas pun tiba. Kini kegiatan Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) kembali menggeliat. Serempak terlihat dari banyaknya kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh organisasi yang berada di bawah naungan PPMI. Seperti kekeluargaan, lintas almamter, lintas kajian, dan lainnya.
Hampir dua bulan Masisir berkutat dengan diktat. Mau tak mau, otak pun dibuat lelah karenanya. Bagaimana tidak, dua bulan konsentrasi mereka tercurah pada ujian penentu kenaikan tingkat ini. Untuk itu, tentunya diperlukan rehat untuk menyegarkan sel-sel otak yang lelah.
”Musuh terbesar manusia adalah zona nyaman”, begitu sebuah pepatah berbunyi. Masisir, dengan alasan me-refresh otak yang lelah, banyak terperangkap dalam “zona nyaman”. Mereka terlena dengan waktu kosong yang terbuang percuma. Terbuai oleh dekap hiruk pikuk keindahan kota Kairo. Tak jarang kita jumpai, mereka yang hanya berleha-leha di dalam kamar, sambil asik mantengin komputer dengan window facebook terpampang pada layar desktopnya. Sungguh ironis memang, tapi itulah kenyataan.
Tapi, disamping itu tak sedikit yang bergerak aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Sebut saja, Kajian, rekreasi atau pun kegiatan lainnya. Pasca ujian term ke-dua banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh organaisasi di lingkungan Masisir.